Monolog Sederhana Masih Merdekakah Kau Indonesia
🎭 Judul: Masih Merdekakah Kau Indonesia
📍 Tokoh: Seorang perempuan muda, berdiri di depan cermin besar yang buram. Ia mengenakan pakaian merah putih yang mulai pudar warnanya.
🗣️ Monolog:
> (Menatap cermin, mengusap debu di permukaannya)
PEREMPUAN Katanya... kita sudah merdeka. Tujuh belas Agustus, tiap tahun kita kibarkan bendera, teriakkan lagu, dan menari di atas aspal yang retak.
Tapi lihatlah... cermin ini tak lagi jernih. Wajah Indonesia— berdebu oleh janji yang tak ditepati, oleh layar kaca yang menyiarkan kebohongan lebih cepat dari doa ibu-ibu di subuh hari.
> (Menunduk, memegang ujung bendera di dadanya)
Aku bertanya, masih merdekakah kau, Indonesia? Jika anak-anakmu takut berkata jujur, jika keadilan hanya milik yang bersuara lantang dan berduit tebal?
> (Mengangkat kepala, suara mulai tegas)
Aku ingin merdeka— bukan hanya dari penjajah bersenjata, tapi dari penjajah dalam pikiran, dalam layar, dalam hati yang membatu.
> (Menatap penonton, penuh harap)
Indonesia, jika kau masih merdeka, buktikanlah. Bukan dengan parade, tapi dengan keberanian untuk bercermin... dan membersihkan wajahmu sendiri.
> (Lampu perlahan meredup, hanya cahaya dari cermin yang tersisa)
Komentar
Posting Komentar