Mengenal Tokoh Seni Teater Indonesia

Mengingat saat ini kita bisa menikmati seni teater sebagai sumber hiburan, maka tidak ada salahnya jika kita juga turut mencari tahu tentang tokoh seni teater Indonesia yang berperan penting dalam kemunculan teater dan perkembangannya di nusantara guna menambah wawasan terkait kesenian.

10 Tokoh Seni Teater Indonesia

Seni teater merupakan salah satu bentuk kesenian yang berperan memberi hiburan bagi banyak orang dengan menyajikan pertunjukan drama. Dikutip dari Buku Siswa Seni Budaya SMA/MA Kelas 10, Jelly Eko Purmo dan Zefri Yandra (2021: 110), teater disebut sebagai karya manusia yang ditunjukan dengan unsur gerak, suara, dan rupa dalam sebuah cerita tentang kehidupan.
Di Indonesia, seni teater tersebut dapat dikategorikan ke dalam 2 jenis, yakni teater tradisioanal, dan teater modern. Adapun yang dimaksud teater tradisional ialah seni pertunjukan drama yang memiliki aturan-aturan baku yang tidak boleh dilanggar, misalnya saja seperti teater wayang kulit, sedangkan teater modern adalah teater yang penyampaian ceritanya lebih modern dan diadopsi dari budaya barat.
Ilustrasi tokoh seni teater Indonesia. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Sebelumnya, naskah lakon teater biasanya ditulis dalam bahasa Melayu-Tionghoa, Belanda, ataupun dengan bahasa daerah. Kemudian seorang sastrawan bernama Rustam Effendi mulai mengenalkan naskah lakon bahasa Indonesia pada tahun 1926. Kemudian geliat teater modern Indonesia mulai semarak dengan didirikannya Pusat Kesenian Jakarta di Taman Ismail Marzuki pada 10 November 1968 yang kemudian banyak melahirkan tokoh seni teater Indonesua seperti deretan nama berikut ini:

  1. Rustam Effendi, penulis naskah teater berbahasa Indonesia pertama
  2. Arifin C. Noer, pendiri Teater Ketjil
  3. Teguh Karya, pendiri Teater Populer
  4. Wahyu Sihombing, Djadoek Djajakoesoema, dan Pramana Padmodarmaja, pendiri Teater Lembaga
  5. Putu Wijaya, pendiri Teater Mandiri
  6. Nano Riantiarno, pendiri Teater Koma
  7. Ratna Riantiarno, ikut mendirikan Teater Koma pada tahun 1977
  8. W.S Rendra, seorang tokoh teater dan sutradara, pendiri Bengkel Teater di Yogyakarta tahun 1967
  9. Joze Rizal Manua, pendiri Teater Adinda dan Teater Tanah Air
  10. Teguh Karya, maestro perfilman Indonesia yang turut memimpin berdirinya Teater Populer di tahun 1968
Itulah sederet tokoh seni teater Indonesia yang memiliki peran besar terhadap perkembangan seni pertunjukan di tanah air yang menarik untuk kita ketahui.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Perkembangan Teater di Indonesia

Raudah Jambak, he pursued his education in literature and philosophy, which laid the foundation for her future career as a writer and teacher.